bos BlackBerry John Chen berbicara kepada Reuters bahwa pihaknya akan tetap menjalankan bisnis ponsel dan mencegah kerugian.
"BlackBerry telah bertahan, sekarang kita lihat pertumbuhan," ungkap John Chen. Bukan tidak mungkin, meskipun dicap terpuruk dan diberitakan akan punah pada 2015, BlackBerry bakal menelurkan produk baru tahun depan.
Chen menegaskan bahwa perusahaan berada dalam posisi cukup nyaman. Ia juga mengklaim bahwa ponsel terbaru, BlackBerry Passport telah sukses.
Perusahaan asal Kanada itu belum mengonfirmasi angka penjualan untuk Passport. Sehingga, belum diketahui pasti seberapa baik penjualan handset anyar tersebut.
BlackBerry berjuang selama beberapa tahun terakhir untuk bersaing dengan Apple, Samsung dan HTC. Menurut Goldman Sachs, pada Juni 2014, BlackBerry menyumbang hanya satu persen pangsa pasar dari penjualan smartphone.
Meskipun demikian, BlackBerry pernah meraih masa kejayaannya beberapa tahun silam. Pada 2009, perusahaan mendapatkan puncak pangsa pasar sebesar 20 persen.

No comments:
Post a Comment