Halo teman-teman, apa khabar semuanya? Semoga masih tetap dalam keadaan sehat dan bersemangat. Amin. Kali ini aku akan bercerita. Ceritanya begini, bebeberapa hari ini banyak sekali yang request tulisan mengenai flash. Berhubung aku sedang sepi kerjaan, aku akan mencoba menulis mengenai flash. Tapi ya gak sampai expert lah, cuma sekedar pengenalan aja biar kita semua kenal dengan flash.
Sebelum masuk pada flash yang ribet-ribet, yang harus kita pahami terlebih dahulu adalah cara menggambar dan membuat animasi dalam flash. Untuk dapat menggambar atau membuat animasi dengan flash kita harus paham apa itu Frame, Layer dan Timeline. Inilah tujuan dari tulisan ini, yaitu mengenal frame, layer, timeline animasi dan membuat animasi sederhana dengan flash.
Frame
Kita mulai dulu dengan frame. Apa itu frame? Frame adalah halaman dimana kita membuat gambar. Di frame inilah kita menaruh gambar yang kita buat.Untuk mempermudah membayangkannya, anggap saja frame itu sebagai sebuah kertas yang kosong tanpa gambar. Teman-teman bisa menggambar apa saja di kertas tersebut. Gambaran dari frame kurang lebih seperti ini:
Gambar di atas merupakan gambar dari frame yang masih belum dimasukkan ke dalam timeline.
Timeline
Setelah frame, kita berkenalan dengan timeline. Bahasa Indonesia dari timeline adalah garis waktu. Timeline terdiri dari beberapa kotak. Kotak pada timeline ini digunakan untuk meletakkan 1 buah Frame.Ingat kembali tentang Frame. Frame adalah sebuah kertas kosong yang bisa kita gambari. Bagaimana jika kertas tersebut telah habis digambari? Ya, kita ambil kertas lagi. Kertas yang telah bergambar tersebut kemudian kita taruh pada kotak yang terdapat pada timeline. Kita ambil kertas lagi dan menggambar lagi. Kemudian kita taruh gambarnya di kotak berikutnya. Pelatakan frame pada timeline adalah berjejer.
Gambaran dari timeline kurang lebih seperti ini:
Gambar di atas merupakan gambar dari beberapa frame yang telah dimasukkan ke dalam timeline. Frame tersebut tertata dengan rapi dari kanan ke kiri.
Layer
Layer dalam bahasa Indonesia artinya adalah lapisan. Satu buah layer hanya terdiri dari sebuah timeline. Jadi, kita bisa mengatakan bahwa layer adalah lapisan dimana timeline berada.Pada pengaplikasiannya, layer ditata dengan cara ditumpuk. Dari penumpukan ini, yang terjadi adalah gambar di frame yang berada pada layer teratas akan tampak semua, sedangkan yang dibawahnya akan tertutup dengan gambar di frame yang berada pada layer diatasnya. Berikut ilustrasi dari layer yang belum ditumpuk.
Gambar tersebut adalah gambar dari 3 buah layer yang belum ditumpuk. Layer tersebut disorot masing-masing pada frame ke 2 yang berarti kita berkonsentrasi pada frame tersebut dan kita mengabaikan frame yang lain. Jika aku cuma mengambil yang disorot saja dan ditumpuk hasilnya adalah sebagai berikut ini:
Lingkaran yang berada di dalam kotak adalah gambar yang terdapat dalam frame. Lingkaran berwarna biru hanya terlihat sedikit karena tertutup oleh gambar di frame 2 layer ke 2.
Konsep Gambar Animasi
Animasi adalah gambar yang bergerak. Bagaimana seh caranya agar gambar itu bisa bergerak. Hmmm,, Sebenarnya gambar itu tidak pernah bergerak. Gerakan yang kita lihat hanyalah pengaruh dari ilusi. Gambar yang kita lihat bergerak adalah gambar yang berganti-ganti secara cepat sehingga terlihat bergerak.Bagaimana kita bisa membuat ilusi agar gambar bisa tampak bergerak? Prinsipnya sederhana saja, kita punya gambar yang banyak dan gambar itu kita taruh di timeline. Kita berfokus pada satu kotak seukuran frame lantas timelinenya kita gerakkan sehingga gambar berganti dari frame ke frame yang lain. Perhatikan gambar di atas. Pada gambar di atas kotak yang berawarna hitam adalah tempat kotak tempat kita berfokus. Ketika kita fokus pada kotak tersebut dan menggerakkan timelinenya maka yang terjadi adalah gambar terlihat bergerak.
Mencoba Membuat Animasi Dengan Flash
Nah, udah paham kan kosepnya seperti apa? Kalau belum bisa tanya langsung ke aku lewat sms.haha. Kalau sudah paham kita bisa lanjut. Oke, aku anggap semua sudah paham. Sekarang mari kita mencoba membuat sebuah animasi dengan flash. Jangan lupa persiapkan dulu flashnya. Bisa pakai aplikasi adobe flash atau macromedia flash. Pada contoh ini aku akan memakai macromedia flash 8.Langkah pertama yang harus dilakukan tentunya adalah membuka aplikasi macromedia flash 8. Setelah dibuka akan muncul tampilan aplikasi seperti ini:
Perhatikan gambar di atas. Berikut penjelasnnya:
Layer. Pada gambar di atas yang ditunjuk oleh anak panah layer merupakan indikator (penunjuk) dari layer.Timeline. Timeline adalah bagian yang ditunjuk oleh anak panah timeline. Timeline membentang dari kiri sampai ke kanan yang merupakan kumpulan dari kotak-kotak mirip tabel.
Frame. Yang ditunjuk oleh panah frame adalah sebuah kita di timeline yang ada lingkarannya. Ada lingkaran menandakan ada frame di kotak tersebut. Yang tidak memiliki lingkaran berarti tidak ada frame di sana.
Nah, setelah tahu bagian-bagiannya sekarang kita coba untuk membuat animasi lingkaran yang bergerak. Sebelum memulai, aku ingatkan dulu, kita masih bekerja di 1 buah Layer saja. Masih belum sampai multi layer. Oke, langsung saja kita coba.
a. Pastikan kamu sekarang berada di Layer 1 Frame 1.
Bagaimana kita tahu kalau kita sedang berada di Layer 1 Frame 1? Perhatikan garis merah yang ada di timeline. Jika garis merah berada di angka 1, maka kita sudah berada di Layer 1 Frame 1. Kalau belum kamu klik aja timeline tepat di kotak nomor 1. Setelah ngeklik di sana sekarang klik pada canvasnya (halaman untuk menggambar). Kemudian pilih lingkaran yang berada di sebelah kiri. Klik lingkaran tersebut lalu arahkan mouse (pointer) ke canvas dan buatlah lingkaran di sana. Hasilnya seperti ini:
b. Buat Frame Baru di Timeline.
c. Lakukan berulang-ulang.
Lakukan insert dan pindah berlulang-ulang sebanyak yang kamu mau. Misalnya:
- Insert Key Frame di Frame 2, kemudian memindah sedikit
- Insert Key Frame di Frame 3, kemudian memindah sedikit
- Insert Key Frame di Frame 4, kemudian memindah sedikit
- Insert Key Frame di Frame 5, kemudian memindah sedikit
- dan seterusnya.
Setelah selesai. Pindah ke frame yang pertama dengan mengklik frame 1. Kemudian tekan Enter. Apa yang terjadi? Gambar kamu bergerak? Jika iya apakah gerakannya kasar? Jika gerakannya kasar, kamu bisa buat framenya lebih banyak lagi. Untuk melihat hasilnya dalam bentuk swf. Kamu bisa tekan Ctrl + Enter. Klik tombol close (tombol tanda silang dipojok atas) untuk menutup swf.
Untuk sementara mungkin hanya itu saja yang bisa aku sampaikan. Lain waktu kita bisa mencoba hal yang lain. Masih sangat banyak hal perlu kita ekplorasi. Oke. Terima kasih atas perhatiannya.
Sumber : komputasiku.com


No comments:
Post a Comment